Peter Ripken, Kepala
Gesellschaft zur Förderung der Literatur aus Afrika, Asien und Lateinamerika (Masyarakat untuk Promosi Sastra Afrika, Asia dan Amerika Latin atau dikenal juga sebagai
Litprom) pertengahan April lalu menjadi tamu Goethe-Institut Jakarta dan berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan para penulis dan perwakilan beberapa penerbit di Indonesia. Dalam pertemuan ini mereka mendiskusikan beberapa permasalahan yang menyebabkan sastra Indonesia kurang dikenal di Eropa, khususnya di Jerman.
Berikutnya ...