Digital Discourses
Digitalisasi Warisan Budaya

Digital Discourses © Goethe-Institut Indonesia / Each Other Company

Digital Discourses adalah sebuah inisiatif dari Goethe-Institut Indonesia yang berada di persimpangan antara teknologi digital, budaya, dan masyarakat. Fokusnya adalah digitalisasi warisan budaya—mulai dari bahasa-bahasa adat dan tradisi lisan hingga arsip dan berbagai bentuk ekspresi budaya lainnya.

Sejalan dengan pesatnya digitalisasi warisan budaya dan semakin mudahnya akses secara global, muncullah pertanyaan-pertanyaan mendasar: Siapa yang memiliki akses? Siapa yang mengendalikan sumber daya digital? Siapa yang bertanggung jawab atas pemanfaatan dan pelestariannya?

Berbagai format program seperti diskusi panel, lokakarya, dan proyek kolaboratif, Digital Discourses membuka ruang dialog antara para praktisi, peneliti, lembaga kebudayaan, dan masyarakat. Program ini mencermati peluang dan tantangan digitalisasi, mulai dari pelestarian sistem pengetahuan yang rapuh hingga penguatan pendekatan yang etis, inklusif, dan bertumpu pada masyarakat.

Perhatian khusus diberikan pada sudut pandang dari Indonesia dan negara-negara di Belahan Selatan, tempat masalah akses, infrastruktur, dan keterwakilan terasa sangat relevan. Lewat pertemuan berbagai pemikiran, proyek ini ingin mendorong renungan kritis dan pertukaran gagasan praktis mengenai peran teknologi digital dalam mendukung pelestarian, perekaman, dan penyebaran warisan budaya secara berkelanjutan.

Digital Discourses dibangun sebagai sarana jangka panjang yang terus berkembang seiring waktu, yang terus membahas perkembangan terbaru dalam ruang digital dan dampaknya terhadap budaya, pengetahuan, serta masyarakat.

Acara 2026

Di era digital, melestarikan warisan budaya menjadi lebih penting dari sebelumnya. Bergabunglah dengan kami untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi digital dapat membantu melindungi tradisi, sejarah, dan identitas untuk generasi yang akan datang.

Digital Discourses Diskusi © Goethe-Institut Indonesia © Goethe-Institut Indonesia

Lima pertanyaan tentang Kabar Terkini Bahasa Daerah

Apa yang membentuk cara kita mengakses warisan budaya di era digital—dan siapa yang menentukannya? Dalam rangkaian ini, para ahli dari berbagai bidang menjawab lima pertanyaan yang sama dan membuka beragam perspektif tentang produksi pengetahuan, kepemilikan, dan kekuasaan dalam warisan budaya digital.