Akses cepat:

Langsung ke konten (Alt 1)Langsung ke menu sekunder (Alt 3)Langsung ke menu utama (Alt 2)

Temu Wicara bersama Judith Schalansky
Menautkan Budaya melalui Sastra: “Verzeichnis einiger Verluste“ dalam Bahasa Indonesia

“Buku ini sama seperti sebuah buku lain, lahir dari keinginan akan keberlanjutan, dari keinginan untuk membawa masa lalu ke masa kini untuk mengangkat yang terlupakan, memberi suara kepada yang terbungkam dan menyesali yang terlewatkan. Menulis tak akan membawa apapun kembali namun sanggup menjadikan segala sesuatu dialami karena itu buku ini memberi perhatian yang sama kepada pencarin dan penemuan, kehilangan dan pendapatan sekaligus memberi gambaran bahwa kehadiran dan ketidakhadiran barangkali beda tipis saja sepanjang ada memori."

Ikatan terhadap buku adalah sebuah hubungan persahabatan yang terjalin erat sejak masa kanak-kanaknya, itu dikatakan oleh Judith Schalansky.

“Verzeichnis einiger Verluste“, sebuah buku yang mengangkat tema kehilangan, sesuatu yang hilang, sesuatu yang dirindukan, menganggap ibaratnya ketiadaan dan keberadaan adalah hal yang saling mengisi, saling membutuhkan seperti ‘ying dan yang‘. Di samping kehilangan pun telah meninggalkan ruang kosong yang bahkan harus diisi kembali.

Judith Schalansky piawai dalam merangkai kata, memuat gaya bahasa serta hal detail dan menjadikannya sebuah cerita berdasarkan riset yang sangat mendalam, menjelajahi ruang, melintasi batas antara realitas dan imajinasi, antara kenyataan dan mitos, serta fakta dan fiksi. Apakah itu tentang ras harimau yang mati punah atau hilangnya sebuah pulau di lautan pasifik, bahkan cerita lainnya, “Verzeichnis einiger Verluste“ memuat 12 kisah yang berdiri sendiri, menggunakan pemikiran baru dalam memahami tema kehilangan yang dilatarbelakangi dengan riset pendalaman pengetahuan dan terkemas dalam cerita.

Top