Interview Video Buku Foto sebagai Budaya Visual


Pakar bidang buku fotografi  Markus Schaden, membahas dunia buku fotografi  Indonesia, Jerman dan Jepang!
Inisiator dari The PhotobookMuseum Jerman pada kesempatan Pameran Buku Fotografi 2016 memaparkan pengalaman dan berbagi kesan tentang buku fotografi Indonesia, Jerman, Jepang serta pandangannya terhadap masa depan dunia buku fotografi!
 

Markus Schaden:

Pada tahun 1995 Markus Schaden mendirikan "Schaden.com", penerbit dan toko buku yang mengkhususkan diri dalam buku foto. Schaden.com telah menerbitkan lebih dari 100 buku foto dan berpartisipasi dalam festival internasional dan kongres yang tak terhitung jumlahnya. Selain itu, Schaden.com sebagai penerbit telah menyelenggarakan lebih dari 250 acara fotografi.

Markus Schaden pernah menjabat sebagai wakil presiden Jerman Society of Photography (DGPh), anggota dewan redaksi majalah FOAM, dan anggota juri di berbagai festival foto, termasuk Arles, Paris, Krakow, Amsterdam dan Los Angeles. Pada tahun 2008, Schaden bekerja sebagai kurator LaBata Matrix, proyek penelitian multi-faceted  pada photobook, serta roman foto karya Ed Van der Elskens "Love on the Left Bank" di Paris dan Istanbul.

Bekerjasama dengan Goethe Institute dan Lichtblickschule Cologne, Schaden telah mengajar di beberapa kelas Master di Amsterdam, Jakarta, Arles, dan Cologne. Dia juga memberikan kuliah reguler di Kunsthochschule für Medien di Cologne dan di Fachhochschule di Dortmund. Pada tahun 2014, Schaden mendirikan Museum PhotoBook, museum pertama yang khusus mengadakan pameran buku fotografi internasional. Setelah sukses dengan pameran pembukaan di Cologne, PhotoBookMuseum mengadakan pameran keliling, yang selanjutnya akan diadakan di Krakow, Kassel, Oslo, Shanghai, Paris dan Los Angeles.