SMA Santa Ursula Jakarta

SMA Santa Ursula Jakarta © SMA Santa Ursula Jakarta SMA Santa Ursula adalah sekolah katolik yang terletak di pusat kota Jakarta, ibukota Indonesia. Sekolah Santa Ursula terletak tidak jauh dari masjid terbesar di Asia Tenggara: Masjid Istiqlal dan juga katedral Jakarta: Santa Maria Pelindung Diangkat Ke Surga. Satu kilometer dari sekolah terletak Istana Merdeka, tempat bekerja dan juga tempat tinggal presiden Indonesia. SMA Santa Ursula adalah sekolah swasta dan didirikan pada tahun 1859 oleh para suster dari Ordo Ursulin. Sekolah ini merupakan sekolah tua. Orang dengan mudah dapat mengetahui hal tersebut dari bangunannya. Di tahun 2019 nanti Sekolah Santa Ursula akan merayakan ulang tahun yang ke 160 tahun. Santa Ursula merupakan komplek sekolah yang terdiri dari Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama (kelas 7-9), dan Sekolah Menegah Atas (kelas 10-12). Sekolah menengah diperuntukan hanya untuk siswa perempuan.

Bangunan sekolah berdiri diatas lahan sebesar 20.000 m2. Selain ruangan kelas, tersedia juga Laboratorium Kimia, Fisika, Biologi dan Bahasa juga aula pertemuan yang besar yang memiliki panggung di dalamnya. Perpustakaan SMP dan SMA terdiri dari empat lantai dengan yang modern dan nyaman. Di sini juga tersedia jaringan internet. Di ruangan yang tenang ini siswa dapat berjam-jam membaca dan mengakses internet. Ruangan informasi dengan mini bioskop, kantin dan sebuah kapel terdapat di lantai dasar. Di lantai dua terdapat ruang pertemuan yang besar, ruangan untuk menari dan juga ruangan untuk kegiatan ekstrakurikuler musik tradisional dan band sekolah. Lapangan sekolah terletak di depan gedung. Disini para siswi latihan marching band.

Sebagai pusat pendidikan dari komunitas Santa Ursula, Sekolah Santa Ursula sangat mengedepankan nilai-nilai kedisiplinan, toleransi terhadap sesama dan kemandirian. Meskipun sekolah ini adalah sekolah katolik, terdapat juga siswi muslim yang belajar disini. Di dalam logo sekolah kami tertulis motto kami, yaitu „SERVIAM“, yang berasal dari Bahasa Latin, yang berarti „saya mengabdi“. Moto tersebut berlaku untuk pengembangan dan pengkoordinasian nilai nilai yang ada di dalam diri para siswa dan siswi. Karakter dari sekolah katolik adalah apresiasi nilai-nilai setiap individu, kemampuan untuk merefleksikan diri, kepercayaan pada Tuhan. Hal tersebut tertanam di para siswa dan siswi.
Visi Sekolah Santa Ursula Jakarta adalah: mewujudkan suatu kelompok belajar yang cerdas, beriman dan kasih.

Misi kami:

  • Mewujudkan lingkungan belajar yang kondusif
  • Meningkatkan kemampuan akademis
  • Menumbuhkan kejujuran, disiplin dan rasa tanggung jawab.
  • Menyebarkan nilai-nilai agama dan masyarakat, untuk meningkatkan kepercayaan dan juga nilai pluralisme pada masyarakat.
  • Meningkatkan toleransi terhadap sesama dan kesetaraan manusia.
  • Mendukung pendidikan yang lebih tinggi

Fokus Pendidikan
  • Dialog antar agama
  • Emansipasi perempuan
  • Kemandirian pada gaya pengasuhan liberal
  • Perwujudan struktur demokrasi
  • Peningkatan kesadaran lingkungan

SMA Santa Ursula mengikuti kurikulum yang berlaku di Indonesia, yang di dalamnya terdapat nilai-nilai katolik. Bahasa pengantar adalah Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Selain itu Bahasa Jerman dan Bahasa Mandarin diajarkan di kelas bahasa.
Setiap hari Sabtu banyak tersedia beragam kegiatan ekstrakurikuler untuk para siswi. Para Siswi diberi kebebasan untuk mengikuti satu kegiatan ekstrakurikuler dan kelas bahasa asing. Para siswi wajib mengikuti kegiatan pilihan tersebut selama tiga tahun. Kegiatan ekstrakurikuler tersebut meliputi : kelas musik tradisional (Gamelan Jawa, Gamelan Bali, Kolintang dan Angklung), kelas tari tradisional, kelas tari modern, kelas prakarya (Pergamano, Tating dan Handycraft), kelas memasak, kelas sinematografi, kelas Web Design, kelas fashion design, kelas melukis, kelas tata rias dan marching brass. Pada hari ini, para siswa juga dapat belajar bahasa asing pilihan lainnya, seperti : Bahasa Mandarin, Bahasa Jepang, Bahasa Korea, Bahasa Jerman, Bahasa Perancis, Bahasa Belanda.

Pada akhir semester, kami juga mengadakan workshop tambahan, contohnya dengan tema „jurnalistik“, „kemampuan berkomunikasi dengan orang tua“, „kesamaan hak“, dsb. Untuk kelas 11 diadakan program khusus pada akhir tahun pelajaran, program ini dikenal dengan nama „Live in“. Siswa kelas 11 mengunjungi sebuah desa di Jawa Tengan dan tinggal disana dengan para keluarga dalam waktu 1 minggu. Selama masa tinggal, mereka bisa belajar banyak, contohnya mengenal kehidupan keluarga peternak atau apa yang dilakukan anak-anak di desa tersebut di waktu luangnya.

Selain itu para siswi SMA Santa Ursula Jakarta juga sangat berprestasi. Banyak lomba-lomba yang dimenangkan oleh para siswa SMA Santa Ursula Jakarta. Beberapa waktu yang lalu salah satu siswi kami berhasil meraih peringkat ketiga dalam lomba informatika pada ajang „The 2nd International Olympiad of Metropolises“ di Moskwa, Rusia, yang dilaksanakan pada tanggal 4-9 September 2017. Di bidang bahasa Jerman siswi kami meraih peringkat kedua untul level A2 dalam ajang „Deutscholympiade Asien Pazifik“ di Bangkok, yang dilaksanakan pada tanggal 12-20 Agustus 2017. Selain itu siswi kami juga meraih peringkat pertama dalam ajang „Nationale Deutscholympiade“ di Jakarta, yang dilaksanakan pada tanggal 29-30 Januari 2018. Melalui kemenangan tersebut, siswi kami pun berkesempatan untuk mengikuti „Internationale Deutscholympiade“ die Freiburg pada bulan Juli 2018 yang akan datang sebagai perwakilan dari Indonesia.
 
Jumlah Siswa/siswi
620

Jumlah Guru
47

Ujian Akhir
Ujian Nasional