SMA Taruna Nusantara Magelang

SMA Taruna Nusantara Magelang © SMA Taruna Nusantara Magelang Taruna Nusantara (biasa juga disebut Tarnus atau TN) adalah sebuah Sekolah Menengah Atas berasrama yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Sekolah ini  didirikan pada tahun 1990 dan sampai saat ini sudah memiliki alumni angkatan ke-25. Taruna Nusantara dapat diartikan sebagai "pemuda dari seluruh pelosok pulau" (taruna = pemuda, nusa = pulau). SMA Taruna Nusantara menjaring siswa berprestasi lulusan SMP atau sederajat dari berbagai golongan strata ekonomi dan sosial.

Sekolah ini diresmikan oleh Panglima Abri saat itu, Jenderal Try Sutrisno pada tahun 1990. Kampus yang menempati lahan seluas 18.5 hektare dan terdiri dari komplek akademis, asrama siswa dan komplek perumahan pamong (guru) ini merupakan sumbangan dari Akademi Militer yang berlokasi tidak jauh dari tempat itu. Tahun 1996 sekolah mulai menerima angkatan putri pertama sebanyak 70 orang. Untuk mengakomodasi perubahan ini, area sekolah inipun diperluas menjadi 23 hektare. Sekarang sekolah ini mempunyai siswa sebanyak 1107 orang yang terdiri dari siswa putra dan putri dan keseluruhan jumlah kelasnya ada 30 Kelas. Sekolah memberikan fasilitas kepada para siswanya, seperti : 2 buah Laboratorium Bahasa, Laboratorium kimia, Laboratorium Fisika, Laboratorium Biologi, studio musik, Ruang Komputer, Perpustakaan, tempat Olah Raga dan sepak Bola serta lapangan tennis, Kolam Renang, Ruang senam. Semua siswa mengenakan pakaian seragam yang diberikan oleh sekolah. 

idBild_SMA TARUNA NUSANTARA MAGELANG © SMA Taruna Nusantara Magelang Pada kelas X selain bahasa Inggris, para siswa mempunyai kesempatan untuk memilih Bahasa Asing lainnya seperti Bahasa Jerman atau Bahasa Jepang. Mereka belajar bahasa Asing sampai kelas XI. Hanya untuk kelas XII IPS para siswanya belajar bahasa Asing lebih lama 1 tahun. Pada sore hari para siswa mendapatkan pelajaran tambahan bahasa Jerman. Selain itu, mereka ada pelajaran ekstrakurikuler , seperti Olah Raga, Musik dan Seni. Sekolah juga terlibat perlombaan tingkat nasional dan juga internasional dan banyak memenangkan hadiah dari berbagai macam kategori. 

Seluruh ruang kelas dilengkapi dengan LCD dan sambungan internet, jadi guru bisa selalu menggunakan media ini untuk proses pengajaran. Ruang guru dikelompokkan menjadi seperti mimbar, sehingga mereka dapat membahas kebutuhan bahan ajar pelajaran, seperti bahasa, fisika, humaniora, dan sebagainya. Perpustakaan juga memiliki ruang baca dengan yang cukup untuk menampung 400 siswa.

Jumlah siswa
1107

Jumlah guru
71

Ujian akhir
Ujian akhir Sekolah Menengah Atas (SMA)