|
14:00
Tracing Identity Through Living Archives
Bincang-bincang|Dealing in Distance: Program Talks bersama Nelden Djakababa Gericke, I Ngurah Suryawan, Minh Duc Pham, dimoderatori oleh Gatari Surya Kusuma
-
CushCush Gallery
- Bahasa Bahasa Indonesia
- Harga Gratis | Dengan pendaftaran
Diskusi ini merefleksikan bagaimana pergerakan manusia—seperti migrasi, pengungsian, dan perjalanan—membentuk ingatan, identitas, serta relasi dengan tempat. Tanah dipahami tidak hanya sebagai wilayah fisik, tetapi juga sebagai ruang kultural dan historis yang dibentuk oleh keterikatan leluhur, sejarah kolonial, dan perubahan ekologis yang terus berlangsung. Tanaman dan makanan berfungsi sebagai arsip hidup: keduanya berpindah bersama manusia, beradaptasi dengan lingkungan baru, dan membawa pengetahuan yang terwujud tentang rumah, keberlangsungan hidup, dan kepedulian.
Menghadirkan perspektif dari berbagai geografi, Nelden Djakababa Gericke, Ngurah Suryawan, dan Minh Duc Pham akan berbagi refleksi yang berangkat dari praktik artistik, riset, dan pengalaman hidup. Percakapan mereka akan menyinggung bagaimana ingatan akan tanah, tanaman, dan makanan mengungkap lapisan-lapisan sejarah migrasi, perjumpaan kolonial, transformasi lingkungan, serta ketahanan budaya.
Mengambil tempat di Bali, sebuah wilayah yang dibentuk oleh berabad-abad pergerakan, pertukaran ritual, praktik pertanian, dan pariwisata kontemporer, diskusi ini mengundang audiens untuk memikirkan bagaimana sistem pengetahuan lokal dan praktik keseharian seperti bertani, memasak, dan meramu pangan berbicara pada pertanyaan global tentang rasa memiliki, jarak, dan kepedulian. Dimoderatori oleh Gatari Surya Kusuma, sesi ini membuka ruang dialog tentang bagaimana mengingat melalui tanah dan makanan dapat menjadi cara untuk kembali terhubung melampaui batas dan sejarah.
Menghadirkan perspektif dari berbagai geografi, Nelden Djakababa Gericke, Ngurah Suryawan, dan Minh Duc Pham akan berbagi refleksi yang berangkat dari praktik artistik, riset, dan pengalaman hidup. Percakapan mereka akan menyinggung bagaimana ingatan akan tanah, tanaman, dan makanan mengungkap lapisan-lapisan sejarah migrasi, perjumpaan kolonial, transformasi lingkungan, serta ketahanan budaya.
Mengambil tempat di Bali, sebuah wilayah yang dibentuk oleh berabad-abad pergerakan, pertukaran ritual, praktik pertanian, dan pariwisata kontemporer, diskusi ini mengundang audiens untuk memikirkan bagaimana sistem pengetahuan lokal dan praktik keseharian seperti bertani, memasak, dan meramu pangan berbicara pada pertanyaan global tentang rasa memiliki, jarak, dan kepedulian. Dimoderatori oleh Gatari Surya Kusuma, sesi ini membuka ruang dialog tentang bagaimana mengingat melalui tanah dan makanan dapat menjadi cara untuk kembali terhubung melampaui batas dan sejarah.
Tautan
Tempat
CushCush Gallery
Jl. Teuku Umar Gang Rajawali no. 1A
Denpasar
Indonesia
Jl. Teuku Umar Gang Rajawali no. 1A
Denpasar
Indonesia