|
16:00
Curators’ and Contributors’ Talk
Bincang-bincang|Dealing in Distance
-
Masa Masa, Bali
- Bahasa Bahasa Inggris
- Harga Gratis
Berangkat dari refleksi filsuf Kwame Anthony Appiah bahwa pertanyaan “Where are you from?” sering kali sebenarnya menanyakan “What are you?”, diskusi kurator ini membingkai identitas sebagai sebuah pertanyaan yang intim namun juga sangat kompleks. KAMU DARI MANA? memandang identitas sebagai sesuatu yang tidak stabil, jamak, dan terus dinegosiasikan, khususnya dalam pengalaman diaspora dan pengasingan Asia Tenggara.
Diposisikan sebagai sebuah “penyelidikan intim atas identitas” yang sengaja dicoret, program ini menantang gagasan identitas yang ajek atau keliru. Program ini terwujud melalui sebuah rangkaian praktik yang beragam, mulai dari sesi membaca dan mendengarkan, pertunjukan bunyi dan teater, rangkaian bunga, tari, ritual, eksperimen memasak, makan bersama, karaoke, hingga pertemuan partisipatoris, yang mengundang cara-cara mengetahui yang bersifat inderawi, kolektif, dan berwujud.
Jarak diajukan bukan sebagai jurang pemisah, melainkan sebagai metode, sebuah kondisi yang dapat memupuk keterhubungan, penghiburan, dan solidaritas. Dengan memandang jarak dari sudut pandang yang kerap terabaikan, program ini mengakui keberagaman kisah dalam diaspora Asia Tenggara dan menolak narasi tunggal atau dominan. Program ini menegaskan pluralitas dan hibriditas identitas kultural, menguatkan suara-suara yang terpinggirkan, serta merebut kembali “rumah” sebagai sesuatu yang cair, dipraktikkan, dan dibangun secara kolektif.
Pembicara:
Red Nguyen Hai Yen, Kurator Regional DID Festival dan penggagas konsep, dalam percakapan dengan kolaborator lokal Wayan Sumahardika dan Savitri Sastrawan, serta kontributor Gatari Surya Kusuma.
Diposisikan sebagai sebuah “penyelidikan intim atas identitas” yang sengaja dicoret, program ini menantang gagasan identitas yang ajek atau keliru. Program ini terwujud melalui sebuah rangkaian praktik yang beragam, mulai dari sesi membaca dan mendengarkan, pertunjukan bunyi dan teater, rangkaian bunga, tari, ritual, eksperimen memasak, makan bersama, karaoke, hingga pertemuan partisipatoris, yang mengundang cara-cara mengetahui yang bersifat inderawi, kolektif, dan berwujud.
Jarak diajukan bukan sebagai jurang pemisah, melainkan sebagai metode, sebuah kondisi yang dapat memupuk keterhubungan, penghiburan, dan solidaritas. Dengan memandang jarak dari sudut pandang yang kerap terabaikan, program ini mengakui keberagaman kisah dalam diaspora Asia Tenggara dan menolak narasi tunggal atau dominan. Program ini menegaskan pluralitas dan hibriditas identitas kultural, menguatkan suara-suara yang terpinggirkan, serta merebut kembali “rumah” sebagai sesuatu yang cair, dipraktikkan, dan dibangun secara kolektif.
Pembicara:
Red Nguyen Hai Yen, Kurator Regional DID Festival dan penggagas konsep, dalam percakapan dengan kolaborator lokal Wayan Sumahardika dan Savitri Sastrawan, serta kontributor Gatari Surya Kusuma.
Tautan
Tempat
Masa Masa
Ruang Mayor
Jl. Subak Telaga I No.9, Ketewel
Gianyar
Bali 80582
Indonesia
Ruang Mayor
Jl. Subak Telaga I No.9, Ketewel
Gianyar
Bali 80582
Indonesia