Seminar Bagi dan Tukar

SharingSwapping_Bild © Goethe-Institut Indonesien

18 - 19 Januari 2016

Berbagi dan pertukaran merupakan bagian dari budaya manusia yang sangat mendasar. Hal ini mempunyai peranan besar di negara-negara miskin dan demikian juga di negara-negara makmur. Akan tetapi, kapan saya berbagi dan dengan siapa? Perkembangan sosial budaya apa yang muncul dari berbagai bentuk dan manifestasi berbagi dan pertukaran? Apa arti kepercayaan di masa couch surfing dan car sharing ini?

Dari tanggal 18 sampai 19 Januari 2016, sekumpulan seniman dan peneliti akan bergabung dalam seminar yang bertemakan “Bagi dan Tukar” di Semarang, Indonesia. Para pembicara yang diundang akan memberikan presentasi mengenai tradisi atau inisiatif di Indonesia yang terdapat dalam topik “Bagi dan Tukar”. Diskusi panel di Semarang ini merupakan bagian dari inisiatif global Goethe-Institut yang berkaitan dengan “Kultursymposium Weimar” yang akan diadakan pada tanggal 1-3 Juni 2016. Seniman, sarjana muda, dan mahasiswa akan bertemu dengan para ahli dari seluruh dunia, termasuk Tomáš Sedláček (Praha), Rachel Botsman (Sydney), Yochai Benkler (Cambridge, MA), Lucia Santaella (São Paulo), Joseph Vogl (Berlin), Ute Frevert (Berlin), Julian Nida-Rümelin (Munich), Hartmut Rosa (Jena) and Michael Hüther (Köln).
 

Kembali