Akses cepat:
Langsung ke konten (Alt 1)Langsung ke menu sekunder (Alt 3)Langsung ke menu utama (Alt 2)

Mesir
Nadah el Shazly

Nadah el Shazly
©

Setelah semula membawakan lagu-lagu Misfits dalam band punk lokal, Nadah el Shazly dari Kairo telah mengukir nama di skena bawah tanah kota itu dengan memproduseri track-track elektroniknya sendiri. Album perdananya Ahwar (2017) dikeluarkan lewat Nawa Recordings, sebuah label yang dikelola oleh Khyam Allami dan berfokus pada artis-artis Timur Tengah. Ahwar diproduseri bersama dengan Maurice Louca dan Sam Shalabi (dari The Dwarfs of East Agouza), dan mengambil nama dari kata dalam bahasa Arab untuk “rawa-rawa”.

Dalam debutnya, vokal El Shazly terdengar berani namun lembut, dieksekusi secara piawai dari awal hingga akhir. Liriknya puitis dan hidup, membentuk imaji melalui frase seperti “aku tenggelam dalam lautan liur orang gila.” Selain lima track karya asli juga terdapat interpretasinya terhadap “Ana ‘Ishiqt (Aku Pernah Mencintai).” Album ini diproduseri di Kanada dan Mesir.

Nadah el Shazly didukung oleh Goethe-Institut Kairo.

Top