Ho Tzu Nyen (l. 1976. Singapore)
The Critical Dictionary of Southeast Asia: F for Fold (Kamus Kritis Asia Tenggara: F untuk Fold [Lipatan]), 2021
Buku seniman, dalam kerjasama dengan Currency Design.Konfigurasi bervariasi
Koleksi seniman
Lipatan demi lipatan berkembang dari tulang sebuah kamus, menghasilkan beragam kemungkinan bentuk. Sebuah buku seniman dengan halaman-halaman yang bertatahkan emas ini mempertanyakan satu hal: apa yang mempersatukan Asia Tenggara —sebuah kawasan yang tak sama dalam berbahasa, beragama, maupun kekuatan politik? F for Fold (harafiah: F untuk Lipatan) terdiri dari beragam lapisan konsep, motif, dan biografi yang menanggapi pertanyaan barusan. Menawarkan 26 terma, setiap butirnya menanggapi sebuah huruf dalam aksara latin.
Karya ini dikembangkan Tzu Nyen dari penelitiannya sejak 2012 untuk sebuah proyek-meta yang masih berjalan—The Critical Dictionary of Southeast Asia (Kamus Kritis Asia Tenggara, CDOSEA). Pada 2017, CDOSEA diolah menjadi pelantar daring yang tak henti-hentinya mengarang ulang film-film yang ditarik dari sumber data rekaman temuan, lengkap dengan anotasinya.
F for Fold adalah perwujudan pertama proyek ini dalam bentuk buku fisik yang menggunakan naskah-naskah karangan sejumlah orang yang pernah bekerjasama dengan CDOSEA. Naskah-naskah ini hadir bersama citraan-citraan yang diambil dari sumber data audiovisual kamus CDOSEA. Buku ini juga dilengkapi dengan sebuah buklet dalam sampulnya berisi catatan lapangan, tambahan isi, gangguan-gangguan, dan hubungan antara arah-arah penelitian baru sehubungan serta terma yang pernah ditawarkan sebelumnya.
Dibuka dengan daun emas, permainan rupa dan teks bertaut dalam semacam deru sudut pandang dan cara pandang. ""Lipatan pikiran kuning"" dalam kamus ini berpori dan mengandung banyak suara, menggemakan kecintaan akan konstelasi makna yang dikandung oleh Asia Tenggara.
Tentang Seniman
Lulusan jurusan Creative Arts dari Victoria College of the Arts, University of Melbourne ini meneruskan studinya di Kajian Asia Tenggara National University of Singapore. Ia berkarya dengan medium film, video, performans, dan baru-baru ini mengembangkan instalasi lingkungan multimedia. Praktik artistik Tzu Nyen berkisar pada momen-momen figur-figur kontemporer membayangkan dan menciptakan masa lalu demi kepentingan masa kini.Informasi selengkapnya tentang: