|
16:00-18:00
Work-Life Balance: Bekerja dan Berkeluarga di Jerman
Sesi berbagi daring |Sharing session tentang bekerja dan berkeluarga di Jerman
-
Daring Daring
- Bahasa Bahasa Indonesia
- Harga Gratis | Dengan Pendaftaran
Tantangan dan kebahagiaan dalam mengatur keseimbangan antara bekerja dan berkeluarga menjadi topik yang semakin relevan, terutama di negara-negara maju seperti Jerman. Dengan sistem kerja yang terstruktur dan perhatian besar terhadap kualitas hidup, Jerman menawarkan beragam pengalaman unik bagi para profesional yang juga memiliki komitmen keluarga.
Dalam sesi diskusi ini, kita akan menggali lebih dalam mengenai bagaimana warga Indonesia yang bekerja di Jerman mengatur kehidupan pekerjaan dan keluarganya, serta berbagi tips dan pengalaman yang dapat memberikan inspirasi untuk mencapai keseimbangan yang lebih baik antara keduanya.
Bersama pembicara kami, Nur Aulia Rahman, yang sudah berpengelaman dalam menjalani dua hal tersebut, acara ini bertujuan untuk memberikan informasi yang terpercaya dan aktual bagi Anda yang ingin berkarier di Jerman serta membawa keluarga untuk ikut menjalani petualangan baru di Jerman. Nur Aulia Rahman akan berbagi kisah perjalanannya, guna membantu Anda dalam proses praintegrasi menuju Jerman.
Daftarkan diri Anda sekarang juga hingga 30 Januari 2025. Kami akan melakukan seleksi peserta untuk seminar ini. Acara ini merupakan bagian dari proyek "Praintegrasi dan Manajemen Transisi di Wilayah Asia Tenggara“. Proyek ini merupakan inisiatif Goethe-Institut yang didukung oleh Uni Eropa yang bertujuan untuk membantu mempersiapkan calon imigran yang akan pindah ke Jerman dalam proses integrasi mereka melalui berbagai acara dan kegiatan.
Aulia adalah warga negara Indonesia yang bekerja sebagai Spesialis Kompensasi di sebuah perusahaan perangkat lunak yang berbasis di München.Sebelumnya ia juga mengumpulkan pengalaman kerjanya di Singapura dan memanfaatkan hal tersebut untuk berkarier di Jerman. Sebelum pindah ke Jerman pada tahun 2018 untuk melanjutkan studi Master, Aulia secara rutin menempuh perjalanan antara Singapura, tempat ia bekerja, dan Jakarta, tempat keluarganya tinggal. Setelah penantian panjang selama pandemi Covid-19, ia berhasil membawa istri dan putrinya ke Jerman untuk bergabung dengannya pada Juli 2021 dan menjadikan Müncen sebagai rumah baru mereka.
Dalam sesi diskusi ini, kita akan menggali lebih dalam mengenai bagaimana warga Indonesia yang bekerja di Jerman mengatur kehidupan pekerjaan dan keluarganya, serta berbagi tips dan pengalaman yang dapat memberikan inspirasi untuk mencapai keseimbangan yang lebih baik antara keduanya.
Bersama pembicara kami, Nur Aulia Rahman, yang sudah berpengelaman dalam menjalani dua hal tersebut, acara ini bertujuan untuk memberikan informasi yang terpercaya dan aktual bagi Anda yang ingin berkarier di Jerman serta membawa keluarga untuk ikut menjalani petualangan baru di Jerman. Nur Aulia Rahman akan berbagi kisah perjalanannya, guna membantu Anda dalam proses praintegrasi menuju Jerman.
Daftarkan diri Anda sekarang juga hingga 30 Januari 2025. Kami akan melakukan seleksi peserta untuk seminar ini. Acara ini merupakan bagian dari proyek "Praintegrasi dan Manajemen Transisi di Wilayah Asia Tenggara“. Proyek ini merupakan inisiatif Goethe-Institut yang didukung oleh Uni Eropa yang bertujuan untuk membantu mempersiapkan calon imigran yang akan pindah ke Jerman dalam proses integrasi mereka melalui berbagai acara dan kegiatan.
Aulia adalah warga negara Indonesia yang bekerja sebagai Spesialis Kompensasi di sebuah perusahaan perangkat lunak yang berbasis di München.Sebelumnya ia juga mengumpulkan pengalaman kerjanya di Singapura dan memanfaatkan hal tersebut untuk berkarier di Jerman. Sebelum pindah ke Jerman pada tahun 2018 untuk melanjutkan studi Master, Aulia secara rutin menempuh perjalanan antara Singapura, tempat ia bekerja, dan Jakarta, tempat keluarganya tinggal. Setelah penantian panjang selama pandemi Covid-19, ia berhasil membawa istri dan putrinya ke Jerman untuk bergabung dengannya pada Juli 2021 dan menjadikan Müncen sebagai rumah baru mereka.