Algaemy Puisi di dalam perubahan

Studio Blond & Bieber, Algaemy
Studio Blond & Bieber, Algaemy | Foto: Lukas Olfe

Bagaimana seandainya pakaian kita bisa berubah bersama kita? Itulah yang ditanyakan oleh studio desain Blond & Bieber di Berlin. Alih-alih merancang kursi atau meja, Essi Johanna Glomb dan Rasa Weber memilih menghubungkan desain dan penelitian dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan konseptual.
 

Produk sampingan riset mereka kemudian melahirkan Algaemy: Pemerolehan pigmen warna dari ganggang. Ketika bereksperimen dengan pigmen itu para perancang menemukan bahwa zat warna ganggang berubah jika terkena sinar matahari dan bereaksi satu sama lain ketika bertumpang-tindih. Dengan cara itu mereka mengembangkan aneka warna biodinamis yang dapat berubah seiring berjalannya waktu.


Blond & Bieber ingin membuat hasil penelitian mereka dapat dipahami dan dipegang, dan juga diaplikasikan. Untuk itu mereka harus mencari tahu dulu: Bahan seperti apa yang dapat mewadahi pigmen tersebut dan seperti apa reaksi yang terjadi? Setiap langkah membawa eksperimen baru. Melalui kerja sama dengan perancang mode Ylenia Gortana dan produsen sepatu Trippen dari Jerman mereka membuat koleksi terbatas dan purwarupa.

Keduanya juga melihat peluang penggunaan warna-warna “algaemiawi” di luar dunia mode. Misalnya saja untuk interior, mebel, atau untuk pelapis jok di industri otomotif, di mana warna-warna kimiawi semakin sering menjadi masalah bagi pengidap alergi. Essi Johanna Glomb dan Rasa Weber menanyakan hal-hal mendasar, misalnya sehubungan dengan waktu. Bagaimana seandainya proses pengembangan dan perubahan produk dapat terlihat, dan sejarah pribadi pemakai terkait dengan baju yang dikenakan?
 

Kedua ahli desain produk itu memandang diri mereka pertama-tama sebagai penghubung antara penelitian dan penerapan. Dengan Algaemy mereka meraih Make me! Award 2014, Output Award 2014, Core 77 Design Award 2014 dan Ecodesign 2014. Proyek baru mereka Sleep With Us masuk nominasi untuk German Design Award 2016.