Pertanyaan dan jawaban mengenai Studienbrücke

Tanya-jawab mengenai Studienbrücke © colourbox

Persyaratan untuk mengikuti program Studienbrücke di Indonesia adalah:
  • Peserta didik dari kelas 9 sampai kelas 11
  • Bukti/ sertifikat untuk jenjang ketrampilan berbahasa Jerman yang dituntut (lihat ketr.5)
  • Bermotivasi kuat untuk kuliah di Jerman: ditunjukkan dengan membuat karangan motivasi, berpartisipasi dalam kegiatan Olimpiade, berbagai lomba, dan berbagai proyek regional atau internasional di bidang-bidang MINT
  • Prestasi sekolahyang tinggi, di atas rata-rata, dalam bidang-bidang MINT
  • Pernyataan persetujuan / wali secara tertulis.
Larissa Pangestian Harahap
Ahli di bidang Pengajaran (PASCH)
Sekolah: Mitra menuju Masa Depan
Goethe-Institut Indonesia
Studienbruecke.Indonesien@goethe.de
Silakan hubungi Goethe-Institut di negara Anda untuk informasi mengenai program Studienbrücke dan peluang mendapat beasiswa untuk persiapan di negara Anda.
Jenjang kompetensi bahasa yang di perlukan untuk mengikuti program ini tergantung dari kelas Anda. 

Jika Anda sedang berada di kelas 9, maka Anda memerlukan kemampuan bahasa tingkat A2. Jika Anda berada di kelas 10, maka Anda memerlukan kemampuan bahasa tingkat B1. Dan jika Anda berada di kelas 11, maka Anda memerlukan kemampuan bahasa tingkat B2.

Semua jenjang kompetensi bahasa tersebut harus di buktikan melalui sertifikat kebahasaan, sertifikat keikutsertaan atau hasil tes penempatan.
TestDaF Logo © TestDaF Institut Dalam konteks Studienbrücke, ujian TestDaF di tempuh setelah mengikuti persiapan kebahasaan melalui kursus bahasa dan kursus persiapan TestDaF.

Kuliah di Jerman mempersyaratkan bukti kemampuan bahasa yang memadai pada jenjang B2/C1. Bukti tersebut dapat diberikan melalui TestDaF pada tingkatan jenjang 4. Ujian TesDaf meliputi 4 bidang keterampilan berbahasa: Membaca, Menyimak, Menulis dan Berbicara. Ujian dapat diikuti di Goethe-Institut atau di pusat ujian lain di dekat lokasi Anda.

Informasi lebih lanjut mengenai TestDaF
TestAS Logo © TestAS Die Kelulusan TestAS merupakan bagian persiapan kuliah dalam program Studienbrücke.

TestAS adalah tes sentral dan standard yang menguji Kelayakan/ kesiapan kuliah seorang calon mahasiswa asing. Anda harus mendapatkan minimal 100 poin dalam tes ini agar dapat diterima sebagai mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi mitra Studienbrücke. Tes tersebut terdiri dari: Tes inti, yang menguji kemampuan kognitif Anda, dan Tes keilmuan untuk bidang-bidang studi “Matematika, Informatika, dan Ilmu Pengetahuan Alam” atau “Engineering”.

Informasi lebih lanjut mengenai TestAS

Contoh soal TestAS