Wawancara dengan Stefanus Renaldi Wijaya

Stefanus Renaldi Wijaya adalah salah satu peserta Workshop "Spiele des Südens" yang telah berlangsung tanggal 1 sampai 8 Oktober 2016 di Rio de Janeiro

1. Darimana kamu mengetahui tentang workshop „Spiele des Südens“?
Saya mendapatkan surat pemberitahuan dari Goethe-Institut Jakarta mengenai workshop ini dan saya langsung tertarik. Jadi saya menulis artikel tentang permainan tradisional yang bisa saya kembangkan menjadi aplikasi mobile.
 
2. Sudah berapa lama kamu belajar Bahasa Jerman?
1,5 tahun
 
3. Apa yang akan kamu ceritakan tentang Workshop ini?
Kami terbang dari Jakarta menuju Rio dan tiba minggu malam. Dari hari senin sampai jumat kami mengikuti workshop. Tiap hari kami belajar pengetahuan baru cara mengembangkan sebuah aplikasi, contohnya: design aplikasi, membuat contoh prototyp dan menemukan die.
Kami harus saling mengenalkan negara dan proyek kami masing-masing. Kami mengenal permainan lainnya dari negara lain dan itu merupakan pengalaman yang sangat hebat. Kami juga belajar apa yang dibuat oleh aplikasi, seberapa bagus aplikasi tersebut, untuk siapa kami membuat aplikasi tersebut, bekerja dalam sebuah tim dan hal lainnya.
 
4. Keterampilan apa yang dibutuhkan seseorang untuk mengembangkan sebuah aplikasi?
Design aplikasi, membuat contoh prototype, menentukan pasar dan sasaran dan juga membuat program perangkat lunak
 
5. Bagaimana kegiatan workshop?
Dari hari senin sampai kamis, kami mengikuti workshop di Goethe-Institut Rio de Janeiro. Workshop berlangsung dari pukul 9 pagi sampai pukul 5 sore dan diantaranya ada jam istirahat. Kami makan malam di hotel dan setelahnya kami berkumpul di atap hotel. Kami mengobrol tentang negara kami, kadang-kadang kami juga bermain permainan, mendengarkan musik, dan sebagainya.
Hari jumat kami melakukan darmawisata mengunjungi „Zuckerhut“ puncak tertinggi di kota Rio de Janeiro. Dari sana kami dapat melihat seluruh kota dan samudra Atlantik.
 
6. Apakah kamu suka dengan workshopnya dan akan melanjutkan membuat aplikasi permainan?
Kami tidak hanya belajar bagaimana membuat sebuah aplikasi, tetapi juga berteman dengan teman-teman baru dari seluruh dunia, selain itu kami juga banyak belajar tentang banyak hal.