Photo by Jeremy Yap on Unsplash

UNEP Ecofilmprize
2021

Menghargai film yang membuat upaya luar biasa untuk mengomunikasikan dan mengembangkan kesadaran lingkungan. Masalah ekologis dibahas dan dipaparkan dengan jelas. Film ini mengilhami untuk peduli terhadap alam dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terkait hal itu.
Science Film Festival 2020 - UNEP Ecofilmprize

UNEP Ecofilmprize

Eat Grow Love

Kita sering bertanya-tanya, bagaimana kita dapat ikut menciptakan masyarakat yang lebih lestari? ‘Eat, Grow, Love’ mengunjungi berbagai tempat di seluruh dunia untuk menemukan permakultur yang menyediakan sebagian jawaban dari pertanyaan tadi. Enam orang yang tinggal di iklim berbeda-beda membuktian bahwa rancangan sistem dengan prinsip permakultur bisa menjadi solusi. Banyak dari kita yang ingin mengonsumsi makanan yang lebih sehat dan terdorong untuk kembali terhubung dengan alam. Hal ini dilandasi oleh kesadaran bahwa waktu amat berharga, sementara kita menjalani kehidupan yang sibuk dan penuh tekanan, sehingga kita mengonsumsi makanan termudah yang tersedia. Kita pun menjadi teralihkan dan terputus dari alam. Namun, bagaimana jika prinsip-prinsip sederhana, yang bernama permakultur, bisa membantu kita mendapatkan ilmu untuk menanam makanan sendiri—di tepian jendela, di pekarangan rumah, bahkan di atap—tanpa menyita waktu? Film ini mengangkat 6 orang di enam negara: Islandia, Palestina, AS, Australia, Inggris, dan India yang menemukan permakultur sebagai jawaban dari permasalahan mereka. Permakultur adalah solusi untuk kita yang ingin menyiapkan warisan yang dapat dibanggakan kepada generasi mendatang;  warisan berupa rancangan sistem untuk menanam makanan sendiri dengan produktif dan berkelanjutan.

  • Kategori Ekologi dan Lingkungan

  • Sutradara Þórður Jónsson & Heather Millard
  • Diproduksi oleh Compass Films
  • Durasi 53 Menit
  • Negara
  • Tahun 2018