Visi dan Misi

Goethe-Institut Aufgaben und Ziele Foto: Goethe-Institut/Loredana La Rocca

Sprache. Kultur. Deutschland.

Aneka program budaya dan pendidikan kami mendukung dialog antarbudaya dan memungkinkan partisipasi kultural. Program-program kami memperkokoh struktur masyarakat madani dan mendukung mobilitas global.

Dengan jaringan Goethe-Institut, Goethe-Zentrum, perkumpulan kebudayaan, ruang baca, serta pusat ujian dan pengajaran bahasa, kami sudah lebih dari enam puluhan tahun menjadi tempat persinggungan pertama dengan Jerman bagi banyak orang. Kerja sama kemitraan jangka panjang dengan berbagai institusi dan tokoh terkemuka di lebih dari 90 negara telah membangun kepercayaan yang mendalam kepada negeri kami. Kami adalah mitra bagi semua pihak yang secara aktif memperhatikan Jerman dan kebudayaannya, dan kami bekerja secara mandiri tanpa terikat kepada sikap politik kepartaian.

Goethe-Institut Indonesia

Goethe-Institut menerapkan standar yang diakui secara internasional dalam pengajaran “Deutsch als Fremdsprache” atau “Bahasa Jerman sebagai bahasa asing.” Goethe-Institut menyelenggarakan kursus bahasa, mengembangkan materi ajar, membina mereka yang sedang belajar, dan turut berpartisipasi dalam penelitian ilmiah dan inisiatif politik kebahasaan.
Goethe-Institut mendukung kerja sama kebudayaan antara lain dengan mengadakan acara budaya atau berpartisipasi dalam festival di bidang film, tari, musik, teater, pameran, sastra, dan penerjemahan.

Kami menyajikan gambaran aktual mengenai Jerman melalui perpustakaan dan pusat informasi; forum diskusi; aneka publikasi cetak, audio, dan video; serta program kunjungan, dan dengan demikian memfasilitasi wacana internasional mengenai tema-tema kunci yang berkembang dalam masyarakat yang semakin membaur berkat globalisasi.

Di Indonesia, kami hadir dengan Goethe-Institut di Jakarta dan Bandung serta Goethe-Zentrum di Surabaya. Di samping itu, kami juga menyelenggarakan berbagai program di kota-kota lain – termasuk di luar Jawa.

Goethe-Institut di Jakarta mengkoordinasi aktivitas di Asia Tenggara, Australia dan Selandia Baru.