Game Interview with Arief Widhiyasa

Arief Widhiyasa dari Agate Studio
© Arief Widhiyasa

Kapan pertama kali Anda menyadari, bahwa Anda menyukai games?

Saya sudah jatuh cinta pada gaming sejak awal masa kanak-kanak saya. Saya bahkan belum bisa membaca saat itu, tetapi sudah menghabiskan waktu berjam-jam bermain NES console. Saya menyukai games sejak mereka memberikan kita berbagai macam pengalaman dari berbagai perspektif. Saya juga belajar banyak dari semua games yang pernah saya mainkan sejauh ini, baik itu pengetahuan langsung, seperti bahasa, sains dan sejarah, maupun pelajaran hidup.

Bagaimana proses peralihan dari penghobi games menjadi Direktur Utama Agate Studio?

Saya mulai lebih terlibat dalam industri kreatif dan pengembangan games sejak saya masih pelajar sekolah dasar. Saya membuat beberapa board game, komik dan juga menciptakan beberapa games menggunakan peralatan pembuat games amatir yang sudah jadi, seperti RPG maker. Lalu saya mengejar minat saya dalam pengembangan game dengan mengikuti kompetisi pemrograman di SMA. Selama saya berkuliah, saya mendaftarkan diri untuk jurusan ilmu lomputer. Pada akhirnya, saya menemukan banyak teman yang saling membagi minat kami pada pengembangan games dan kami memutuskan untuk memulai usaha baru kami bersama-sama. Demikianlah kira- kira bagaimana Agate tercipta. Entah mengapa semuanya setuju untuk menunjuk saya sebagai Direktur Utama – mungkin karena saya senang membaca buku-buku bisnis.

Mengapa Anda tertarik menjadi mitra untuk proyek Game Mixer di program Jerman Fest?

Saat ini, ekosistem industri game di Indonesia masih kurang dibandingkan dengan di negara- negara maju lainnya, terutama Jerman. Jerman memiliki ekosistem yang sangat kuat dalam industri game – banyak penerbit dan pengembang besar berasal dari Jerman. Kami selalu percaya, bahwa pertumbuhan ekosistem industri memiliki peran yang besar dalam setiap kesuksesan para pengembang di Indonesia. Kami memandang proyek Game Mixer ini adalah sebuah kesempatan bagi industri game Indonesia untuk belajar, bertukar pengetahuan dan membangun kerjasama dari industri game Jerman yang telah matang. Jadi, kami sangat senang mendapatkan kesempatan untuk mendukung Jerman Fest dan menjadi salah satu mitra.

Bagaimana gambaran (industry) gaming di Indonesia berubah dalam beberapa tahun terakhir?

Hal itu menjadi benar-benar menarik sekarang – semakin banyak pemain baru memasuki industri, banyak dari pemiliki usaha mendapatkan dana, yang pada saat yang sama, berarti lebih banyak modal di industry ini dan kualitas dari games yang dikembangkan di Indonesia telah banyak meningkat. Pasar juga bertumbuh pesat, terutama karena penetrasi smartphone. Pasar kita, menurut sebuah penelitian oleh Newzoo, bernilai sekitar 160 juta dollar Amerika dan pertumbuhannya diprediksi bisa mencapai 15-30% setiap tahun.