Akses cepat:
Langsung ke konten (Alt 1)Langsung ke menu sekunder (Alt 3)Langsung ke menu utama (Alt 2)


Perkemahan Pelajar

Schülercamp Bali
© Goethe-Institut Indonesien

22 siswa dan siswi dengan tingkat Bahasa Jerman mulai A2 dari delapan negara (Myanmar, Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia, Indonesia, Australia dan Selandia Baru), yang diseleksi oleh Goethe-Institut di negara masing-masing, berpartisipasi dalam bengkel teater bertema “Para ahli dalam keseharian untuk Pengajaran Bahasa Jerman - Peluang bersama Bahasa Jerman”. Negara Indonesia diwakili oleh ketujuh sekolah PASCH berikut: SMA YPPK Agustinus Sorong, SMA Santa Ursula Jakarta, SMA N 1 Ambon, SMA Dwiwarna Bogor, Saint Peter‘s School Jakarta, SMA Kolese de Britto Yogyakarta dan SMA N 15 Surabaya.
 
Di bawah bimbingan dua ahli pedagogi teater dari Jerman, yaitu Dr. Phil. Edda Holl dan Skadi Gleß, para siswa dan siswi selama enam hari berbagi pengalaman, harapan, keinginan dan visi masing-masing untuk pelajaran bahasa di dalam sebuah kelompok internasional dan mengembangkan adegan teater, di mana mereka menjadi “Para ahli dalam keseharian untuk Pengajaran Bahasa Jerman”. Teater itu dipentaskan di hadapan para peserta konferensi kepala sekolah, para peserta pelatihan guru dan tamu-tamu kehormatan yang menghadiri resepsi Kedutaan Besar Jerman di Jakarta dan pertunjukan tersebut sangat memukau para penonton.

  • Schülercamp 7 © Goethe-Institut Indonesien
  • Schülercamp 3 © Goethe-Institut Indonesien
  • Schülercamp 9 © Goethe-Institut Indonesien
  • Schülercamp 12 © Goethe-Institut Indonesien
  • Schülercamp 8 © Goethe-Institut Indonesien
  • Schülercamp 5 © Goethe-Institut Indonesien
  • Schülercamp 6 © Goethe-Institut Indonesien
  • Schülercamp 4 © Goethe-Institut Indonesien
  • Schülercamp 10 © Goethe-Institut Indonesien
  • Schülercamp 11 © Goethe-Institut Indonesien
  • Schülercamp 1 © Goethe-Institut Indonesien
  • Schülercamp 2 © Goethe-Institut Indonesien
Kegiatan bengkel teater dirasakan menarik oleh semua siswa dan siswi PASCH. Hal yang dianggap sangat memperkaya adalah keikutsertaan peserta dari berbagai negara. Dalam waktu singkat enam hari saja para peserta menjalin persahabatan yang melampaui batas negara masing-masing. Mereka dipersatukan oleh minat terhadap bahasa Jerman dan teater.




Kembali

Top