SMA Negeri 3 Samarinda

SMA Negeri 3 Samarinda © SMA Negeri 3 Samarinda Sekolah kami didirikan pada tahun 1982 dengan nama SMA 3. Masyarakat membutuhkan sekolah menengah yang terletak di tengah kota, karena perkembangan penduduk yang cukup pesat. Dahulu sekolah hanya memiliki gedung dengan 1 lantai dengan 4 kelas. Dengan bertambahnya waktu, maka berkembang juga bangunan di sekolah, tahun 2006 berdiri Musholla, tahun 2008 bangunan yang baru dengan 2 lantai dan tahun 2009 ruangan olahraga. Sampai saat ini, kami memiliki 24 ruang kelas.

Awalnya sekolah kami hanya memiliki 84 orang siswa, yang diajarkan oleh 11 orang guru. Lalu berkembang dengan pesat! Tahun 2011 terdapat 956 siswa dan 67 orang guru. Kebanyakan siswa kami datang ke sekolah menggunakan sepeda motor. Kebanyakan siswa berasal dari Samarinda. Orang tua mereka berasal dr berbagai daerah di Indonesia yang pindah ke daerah ini semenjak perekonomian di Kalimantan Tengah berkembang pesat dan pertambangan makin meluas. Selain Bahasa Inggris, sejak awal berdirinya sekolah Bahasa Jerman sudah di ajarkan di seluruh kelas sebagai satu-satunya bahasa asing. Tahun 2001 diajarkan juga Bahasa Arab.

idBild_SMA Negeri 3 Samarinda © SMA Negeri 3 Samarinda Kemudian pada bulan Juli 2010, sebuah perkembangan besar: Kami menjadi salah satu sekolah mitra (PASCH) Goethe-Institut Indonesia! Kami melihat situasi baru ini sebagai tantangan dan kesempatan yang bagus untuk siswa/siswi, guru dan juga seluruh sekolah. Awalnya kami membuat 4 kelas intensiv Bahasa Jerman dengan jumlah jam pelajaran 6 jam bahkan sampai 8 jam per minggu, dan saat ini menjadi 4 kelas intensiv dan satu klub Bahasa Jerman. Siswa/siswi sangat termotivasi dan bersaing untuk mendapatkan beasiswa kursus remaja di Jerman. Semuanya ingin melihat negara Jerman dengan matanya sendiri dan mengenal negara asal Ballack dan Schweinsteiger.

Kami memiliki rencana besar: Pemerintahan provinsi dari Kalimantan Tengah dan wakil dari dinas pendidikan kota Samarinda akan bekerjasama dengan kepala sekolah SMA 3 untuk menjadikan sekolah sebagai „sekolah global“, sebuah sekolah dengan fokus pada Bahasa Jerman – selanjutnya ditambahkan dengan bahasa asing lainnya. Perubahan fisik pada sekolah adalah gedung baru dengan 3 lantai yang di dalamnya terdapat ruangan multimedia untuk Bahasa Jerman. Penurunan jumlah siswa/siswi per kelas. Seleksi harus dilakukan sesuai dengan peraturan dan yang terpenting adalah guru Bahasa Jerman yang berkualitas yang akan menguatkan tim yang sudah ada. Menurut Bapak Harimurti, Kepala Dinas Pendidikan „sekolah yang karakter dan orientasinya berbeda dengan sekolah lainnya dan menawarkan kualitas pendidikan internasional.“ Sekarang kami bangga dengan predikat sekolah: menuju masa depan!

Jumlah Siswa/siswi
999

Jumlah Guru
65, diantaranya 2 Guru Bahasa Jerman