SMA Negeri 31 Jakarta

SMA Negeri 31 Jakarta © SMA Negeri 31 Jakarta Sekolah kami didirikan pada tahun 1978, terletak di Jakarta Timur. Kebanyakan siswa dan siswi berasal dari Jakarta dan Bekasi. SMAN 31 adalah sekolah terbesar di Jakarta Timur, yang memiliki 4 lantai. Di depan gedung sekolah terdapat sebuah Aula. Sekolah mempunyai 3 lapangan olah raga, yaitu lapangan basket dan 2 lapangan voli. Di lantai 1 terdapat ruangan Audio Visual, 2 laboratorium bahasa, 3 laboratorium komputer, ruangan kepala sekolah, ruangan administrasi, masjid dan dapur.

Di lantai dua terdapat 6 ruang kelas, perpustakaan, ruangan media, Laboratorium untuk fisika, kimia, dan biologi. Di dalam perpustaan ada pojok jerman atau yang lebih dikenal dengan nama „Deutsche Ecke“, di tempat tersebut siswa dan siswi dapat menemukan buku dalam bahasa Jerman dan buku mengenai negara Jerman.

Di lantai tiga terdapat 10 ruang kelas, ruangan guru dan ruang bimbingan konseling. Total jumlah guru di sekolah adalah 98 orang, di antaranya tiga orang guru bahasa Jerman. Di lantai 4 terdapat 12 ruang kelas dan juga terdapat ruangan untuk OSIS. Kantin terletak di belakang gedung sekolah. Di sana tersedia berbagai macam makanan dan minuman. Di samping kantin terdapat taman dan air mancur kecil. Di sekolah kami juga terdapat masjid yang besar dengan 2 lantai. Disana semua umat muslim melaksanakan ibadah, tidak hanya siswa dan siswi tapi juga guru-guru dan juga tamu yang berkunjung ke sekolah kami. Sejak tahun 2008, kami adalah salah satu sekolah mitra dari program „PASCH“ Goethe-Institut Indonesia. Setiap tahun, beberapa siswa dan siswi memperoleh beasiswa untuk mengikuti kursus remaja di Jerman.

Di sekolah kami, para siswa dan siswi belajar banyak mata pelajaran. Di kelas IPA, para siswa belajar Biologi, Fisika dan Kimia. Pada kelas IPS mereka belajar ekonomi, geografi, dan sosiologi. Di kelas bahasa mereka belajar antroplogi, dan sastra indonesia. Selain itu mereka juga belajar matematika, sejarah, agama, olah raga, informatika dan seni.

Di kelas 10 para siswa belajar Bahasa Jerman dan Bahasa Inggris. Di kelas 11 dan 12 IPA mereka juga belajar Bahasa Jerman dan Inggris sedangkan di kelas IPS mereka belajar Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. Di kelas 11 dan 12 Bahasa para siswa juga diajarkan Bahasa Arab, Bahasa Jerman, Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang.

Ekstrakurikuler

  • Ekstrakurikuler keagamaan (Islam, Protestan dan Katolik)
  • Olah raga (basket, voli, badminton, sepak bola dan karate)
  • Seni (teater dan paduan suara)
  • Bahasa Asing (klub Bahasa Jerman dan Bahasa Jepang)
  • Teknologi Informatika (Klub pengetahuan dan I
Jumlah siswa
1056, 790 diantaranya pembelajar Bahasa Jerman

Jumlah Guru
98

Ujian
Ujian akhir nasional (UAN)