Akses cepat:

Langsung ke konten (Alt 1)Langsung ke menu sekunder (Alt 3)Langsung ke menu utama (Alt 2)

Movements and Moments
Kisah Sangsan

Di kawasan utara Thailand, konflik di antara kelompok-kelompok minoritas etnik dan pilih militer telah berlangsung lebih dari 30 tahun, sehingga banyak orang menjadi kehilangan kewarganegaraan dan tidak terdokumentasi. Berdasarkan hukum mereka dilarang bepergian, bekerja, dan memiliki tanah. Di desa tempat orang-orang ini hidup dengan sumber daya terbatas, banyak perempuan dewasa dan anak perempuan biseksual dan lesbian. Mereka mengalami diskriminasi atas dasar gender mereka dan pelecehan akibat orientasi seksual masing-masing. Tidak ada mekanisme yang melindungi mereka di sana. Ini adalah kisah mengenai sebuah kelompok pemberdayaan yang memperlihatkan bagaimana perempuan dewasa dan anak perempuan dapat menjadi pemimpin dalam perubahan mereka.

Karya Wipaphan Wongsawang, Supitcha Senarak dan Matcha Phorn-in

 


Karya dari seniman

  • Wongsawang, Senarak dan Phorn-in © Wongsawang, Senarak dan Phorn-in
  • Wongsawang, Senarak dan Phorn-in 2 © Wongsawang, Senarak dan Phorn-in
Wipaphan Wongsawang © Wipaphan Wongsawang

Wipaphan Wongsawang

salah satu pendiri Thaiconsent.in.th dan Consentconnection.org yang berusaha membuat konsep keadilan gender dapat dipahami oleh siapa pun. Pemegang gelar dalam Desain Komunikasi Visual yang sekarang sedang berupaya meraih gelar master di bidang Desain Sosial ini mencoba menggunakan metodologi desain untuk meningkatkan kesadaran dan menemukan solusi guna membuat dunia menjadi lebih baik. 

Supitcha Senarak © Supitcha Senarak

Supitcha Senarak

ilustrator/penulis novel grafis yang berbasis di Bangkok. Ia senang menggunakan cat air dan berkriya dengan detail-detail kecil. Komiknya yang berjudul Dining by Incense Light meraih 7 Books Award dalam genre novel grafis pada tahun 2016. Di samping berprofesi pembuat komik, Supitcha sangat memperhatikan kesetaraan gender (khususnya menyangkut kondisi LGBTQ), yang sering kali tercermin dalam karya-karyanya.

Matcha Phorn-in © Matcha Phorn-in

Matcha Phorn-in

Direktur Eksekutif Sangsan Anakot Yaowachon, sebuah organisasi masyarakat madani yang membina orang muda dari komunitas-komunitas terpinggirkan, dengan banyak di antara mereka termasuk orang Indigenous dari desa-desa Thai yang rawan bencana di perbatasan dengan Myanmar. Ia sendiri berasal dari kelompok minoritas etnik dan mengidentifikasi diri sebagai feminis lesbian pembela hak asasi manusia.

Top