2015

TEMA TAHUN 2015

Sepanjang hidupnya, penulis dan negarawan terkenal Johann Wolfgang von Goethe telah memiliki minat yang dalam terhadap dampak fisik dan metaforik cahaya pada manusia. Dari mulai cahaya matahari terbenam sampai ke pelangi, dari warna biru laut serta langit, sampai ke corak warna indah flora dan fauna, pengalaman pertama kita menyaksikan cahaya dan warna adalah dengan melalui alam.

Akan tetapi, jangkauan pentingnya cahaya melebihi panjangnya kehidupan di muka bumi. Melalui penemuan-penemuan ilmiah penting dan kemajuan teknologi, cahaya telah membantu kita melihat dan memahami alam semesta dengan lebih baik. Tahun 2015 menandai sebuah peristiwa penting dalam sejarah fisika. Seratus tahun yang lalu, pada bulanNovember 1915, Albert Einstein menuliskan persamaan Teori Relativitas yang terkenal, yang ditunjukkan melalui serangkaian eksperimen yang berpusat pada konsep cahaya, betapa cahaya menjadi pusat struktur ruang dan waktu.

Di seluruh dunia, orang menggunakan cahaya untuk mencari solusi bagi masalah-masalah mendesak yang dihadapi masyarakat. Dari mulai pencetakan 3 dimensi sampai membawa solusi energi bagi kawasan-kawasan yang sedang berkembang, cahaya menjadi hal penting dalam menggerakkan ekonomi dan mendorong pembangunan di abad ke 21.Cahaya sudah berperan dalam revolusionalisasi dunia medis, membuka komunikasi internasional lewat internet dan terus menjadi pusat dari kegiatan menghubungkan aspek budaya, ekonomi dan politik masyarakat dunia.






Untuk alasan seperti ini dan banyak alasan lainnya, Science Film Festival mengundang para pemirsa di tahun 2015 untuk menyingkap berbagai peran dari cahaya dan penerapannya di kehidupan kita sehari-hari dan apa yang diungkapkannya tentang sifat alam semesta.

    International Report 2015